Perkenalkan, nama saya maruyama... BERDOA KEPADA TUHAN, PERCAYA KEPADA DIRI SENDIRI, REMUKKAN RINTANGAN, TERSENYUM MENUJU KEMENANGAN
Selasa, 27 Maret 2012
Air mata ini seperti hujan...
yang tak pernah berhenti mengalir...
menetes turun satu per satu...
semua yang pernah kualami dulu seperti bayangan
hilang...
hanya bisa kutanamkan di memori...
semua kenangan yang kumiliki...
tertawa lepas bersama teman-teman yang selalu berada di sisiku...
Ketika kecil, aku belum bisa merasakan apa itu masalah kehidupan...
Tidak mengerti apa itu kesedihan, menangis, kehilangan dan berpisah dengan seseorang...
Tapi, satu hal yang kutahu aku hanya bisa tertawa dan bercanda...
Dikelilingi dengan orang-orang yang menyayangiku...
Aku selalu berharap dan berdoa agar kelak bisa menemukan kehidupanku yang dulu hilang bisa kembali lagi...
Aku ingin merasakan kehidupan itu lagi...
Bayangan yang dulu bersamaku kini telah ditelan waktu...
Bersamaan dengan angin yang membawanya pergi jauh...
Namun, aku percaya bayangan itu akan tetap abadi di hati...
Ia akan selalu menyertai, menjaga dan membimbing kita dimana pun berada...
Sahabat tidak akan pernah mati...
Akan selalu bersama kita sepanjang waktu...
Sabtu, 10 Maret 2012
Mereka yang telah terlahir dengan kekurangan fisik adalah
mereka yang bahagia karena keterbatasannya. Dan seterusnya akan terus bersyukur
dengan apa yang telah mereka miliki saat ini, walau menjadi cacat sekalipun.
Sebab mereka percaya bahwa di hadapan Tuhan, apapun yang Kau miliki, sedikit
pun tidak akan mengurangi rasa sayang Tuhan pada kita. Selama itu baik, ia akan
selalu mendukung dan bersamamu untuk terus bertahan bersama jalanNya.
KOSAKATA BAHASA JEPANG
Hime = putri
Kimi ni aitai= ingin bertemu
denganku
Omedetou,Yanik”sapa Kinta
Yanik,daijobu. Menanyakan
keadaan
Hai=ya
Ojii-san=kakek
Kawaii-nee=lucu,imut banget?
Lie
Nan deshita ka?=menanyakan
duduk perkaranya
Hajimemashite. Watashi wa Yanik
desu
Nihongo ojyoozu desu nee
Demo
Sugoi
Haikara-san/miss modern?
Kissaten = sejenis coffee shop
Parfait = minuman sejenis
sundae yang digemari banyak anak muda di Jepang
Ocha = teh Jepang
Domou arigatou gozaimasu.
Watakushi wa ii desu = menolak
Tadaima = aku pulang
Tasukete = tolong
Haori = semacam jaket yang
menyerupai kimono, hanya ukurannya pendek. Warnanya hitam, dengan bordiran
bunga perak keemasan
Washi-doll = boneka tradisional
Jepang yang terbuat dari kayu
Kotoba wa iranai
Gomennasai = maaf
Teru-teru
bozu = tradisi penangkal hujan khas Jepang. Sesuatu yang dipercaya dapat
membuat bozu (biksu) membawa pesan ‘cuaca baik’ atau toru (matahari) ke surga.
Sesuatu yang juga sering digantungkan oleh seseorang di Jepang kalau ingin
bepergian.
Atama
ga itai desu = Kepala saya sakit
Doushite
? = Kenapa?
Yukkuri
hanashite kudasai! = tolong bicara pelan-pelan!
Okaerinasai
= selamat datang
Daijoubuu
= Tidak apa-apa
Aniki
= sebutan kepada kakak laki-laki
Kawaii
= manisnya
Minggu, 04 Maret 2012
ALAT MUSIK TRADISIONAL JEPANG !!
TAIKO
Kata taiko (太鼓) berarti “drum besar” dalam bahasa Jepang.
Di luar Jepang, kata ini digunakan untuk merujuk kepada berbagai jenis drum
Jepang (和太鼓, ‘wa-daiko’, “drum Jepang”, dalam bahasa
Jepang) dan kepada bentuk seni yang relatif belakangan dalam bentuk ansambel
menabuh drum (kadang-kadang lebih khusus disebut, “kumi-daiko” (組太鼓).
Nagado-daiko (長胴太鼓, taiko yang berbadan panjang) terdiri atas
dua potong kulit sapi yang dibentangkan di atas sebuah kerangka kayu (biasanya
diukir dari satu potong kayu, kini sering dibuat dari sisa-sisa sebuah gentong
kayu) dan diregangkan. Kepala dari tsukeshime-daiko (付締め太鼓, seringkali disingkat menjadi, “shime-daiko” atau “shime” saja)
dibentangkan di atas cincin-cincin besi dan dijepit di sekitar badan yang lebih
kecil. Tali tsukeshime-daiko ditarik hingga ketat sebelum digunakan setiap
kalinya. Okedo-daiko (桶胴太鼓, taiko berbadan gentong, seringkali disingkat menjadi “okedo” atau “oke”)
dapat dipasang di atas sebuah dudukan dan dimainkan seperti taiko lainnya, tapi
biasanya digantungkan melintang ke bahu sehingga si pemain drum dapat berjalan
dan sekaligus juga memainkannya. Taiko Jepang lainnya mencakup uchiwa-daiko (内輪太鼓、 taiko kipas), hira-daiko (平太鼓, taiko datar), o-daiko (大太鼓, taiko besar), dan serangkaian instrumen tabuh lainnya dalam
ansambel tradisional Jepang noh, gagaku, dan kabuki.
Drum okedo-daiko merentang dari yang kecil dan mudah
dibawa, hingga drum yang paling besar dari semua drum Jepang. Berbeda dengan
nagado, drum ini dapat dibuat dalam berbagai ukuran, namun TIDAK dalam segala
ukuran mengingat konstruksi kayu stavenya. Wilayah Aomori terkenal akan
festival Nebuta. Di sini okedo besar dimainkan oleh banyak orang sambil dibawa
dengan kereta sepanjang jalan. Okedo mempunyai penopang betta-nya sendiri yang
diciptakan oleh Hayashi Eitetsu.
Selain itu, seperti nagado-daiko, okedo mempunyai
suara pinggiran, yang disebut “ka.” Namun, ketika memainkan pinggiran sebuah
okedo, penting bagi pemain untuk memukul hanya bagian yang palin luar dari
cincin metalnya dan bukan pinggiran dari tubuh drum itu sendiri. Kayu tipis dan
ringan dari okedo khususnya mudah penyok dan akan cepat menurun kondisinya bila
dipukul.
Penggunaan taiko dalam perang
Di Jepang pada masa feodal, taiko sering digunakan untuk
memotivasi pasukan, menolong menentukan langkah barisan, dan mengatur perintah
atau pengumuman. Menjelang atau pada saat memasuki pertempuran, taiko yaku
(penabuh drum) bertanggung jawab untuk menentukan langkah barisan, biasanya
dengan enam langkah untuk setiap pukulan drum (ketukan-2-3-4-5-6,
ketukan-2-3-4-5-6).
Menurut salah satu
catatan sejarah (Gunji Yoshu), sembilan rangkai dari lima ketukan berarti
memanggil sekutu ke medan tempur, sementara sembilan rangkai dari tiga ketukan,
yang dipercepat tiga atau empat kalinya, adalah panggilan untuk maju dan
mengejar lawan.
Lainnya
Bachi
pemukul kayu yang digunakan untuk memainkan drum
taiko.
Ji
juga disebut Jiuchi, adalah irama dasar yang digunakan
untuk mendukung irama utama, atau O-uchi. Sebagian dari irama yang lebih lazim
untuk ji adalah don doko, don ko, atau don go (pola mengayun). Jikata adalah
pemain yang memainkan irama ji.
Oroshi
dicirikan oleh serangkaian pukulan pada taiko. Pemain
mulai dengan lambat dengan banyak ma. Pelan-pelan ma (waktu) antara
masing-masing pukulan menjadi semakin singkat, hingga penabuh melakukan pukulan
yang cepat
Shamisen atau samisen (三味線, Shamisen atau samisen ?) adalah alat musik dawai asal Jepang yang memiliki tiga senar, dan dipetik menggunakan sejenis pick yang disebut bachi.
Di dunia musik Jepang abad modern (kinsei hōgaku)
seperti genre jiuta dan sōkyoku (sankyoku), shamisen dikenal sebagai san-gen (三弦, 三絃, san-gen? tiga
senar), sedangkan di daerah Okinawa dikenal dengan sebutan sanshin (三線, sanshin?).
Bentuk
Badan shamisen
(disebut dō) dibuat dari kayu, berbentuk segiempat dengan keempat sudut yang
sedikit melengkung. Bagian depan dan belakang dilapisi kulit hewan yang
berfungsi memperkeras suara senar. Kulit pelapis shamisen adalah kulit bagian
perut kucing betina yang belum pernah kawin. Sedangkan shamisen kualitas biasa
dibuat dari kulit bagian punggung dari anjing. Shamisen yang dibuat kulit
imitasi memiliki kualitas suara yang tidak bagus sehingga kurang populer.
Panjang shamisen hampir sama dengan gitar tapi leher
(sao) lebih langsing dan tanpa fret. Leher shamisen ada yang terdiri dari 3
bagian agar mudah dibawa-bawa dan disimpan. Leher shamisen yang utuh dan tidak
bisa dilepas-lepas disebut leher nobezao.
Sutra merupakan bahan baku senar untuk shamisen. Tsugaru-jamisen
yang berasal dari daerah Tsugaru ada yang memakai senar dari serat nilon atau
tetoron. Senar secara berurutan dari kiri ke kanan (dari senar yang paling
tebal) disebut sebagai ichi no ito (senar pertama), ni no ito (senar kedua),
dan san no ito (senar ketiga).
Jenis
Secara garis besar, shamisen terdiri dari 3 jenis
berdasarkan ukuran leher: Hosozao (leher sempit), Nakazao (leher sedang), dan
Futozao (leher besar). Selain itu, jenis shamisen dikelompokkan berdasarkan
nama kesenian:
* Nagauta shamisen, berleher langsing, dipetik dengan
pick besar dari gading gajah, dan dipakai pada pertunjukan kabuki
* Gidayū shamisen, berleher besar dan tebal, dan
digunakan sebagai pengiring jōruri
* Tokiwazu-bushi shamisen, berleher sedang
* Kiyomoto shamisen, berleher sedang.
* Jiuta shamisen, berleher sedang, dipetik dengan pick
yang disebut Tsuyamabachi dari bahan gading gajah. Shamisen jenis ini sering
disebut sankyoku, dimainkan bersama koto, kokyū, dan shakuhachi.
* Shinnai shamisen, berleher sedang, dipetik dengan
menggunakan kuku jari.
* Yanagawa shamisen (Kyō-shamisen), berleher lebih
langsing dari Hosozao, merupakan model shamisen yang paling tua
* Tsugaru-jamisen, berleher lebar dan tebal, digunakan
untuk lagu daerah yang disebut Tsugaru-minyō, dan dipetik menggunakan bachi
yang berukuran lebih kecil dan dibuat dari tempurung kura-kura.
* Shanshin asal Kepulauan Ryūkyū, digunakan di
prefektur Okinawa dan bagian paling ujung prefektur Kagoshima. Shanshin dibuat
dari kulit ular sanca asal Indonesia, leher shamisen dipernis dengan urushi,
serta dipetik tidak memakai bachi, melainkan dengan pick dari tanduk kerbau.
* Gottan, asal Prefektur Kagoshima, dibuat seluruhnya
dari kayu dan tidak memakai kulit hewan.
Sejarah
Dalam penggolongan alat musik, shamisen termasuk alat
musik petik serupa lute dengan leher (neck) yang disambung ke badan. Di seluruh
dunia terdapat banyak sekali berjenis-jenis alat musik serupa lute, mulai dari
gitar, sitar, hingga ukulele. Kebudayaan Mesir kuno mengenal alat petik bersenar
tiga yang di Persia berkembang menjadi setaru atau sitar (“se” berarti “tiga”
dan “taru” berarti “senar”). Di Tiongkok, alat musik serupa sitar yang dibuat
dengan pelapis kulit ular disebut sanshen (sanxian). Perdagangan antara
Kerajaan Ryūkyū dan Fuzhou memperkenalkan alat musik sanshen yang kemudian di
Okinawa disebut sanshin.
Di akhir abad ke-16, sanshin yang dibawa kapal dagang
asal Ryūkyū diperkenalkan ke penduduk kota Sakai. Shamisen tertua yang masih
ada sekarang adalah shamisen bernama Yodo hasil karya pengrajin di Kyoto.
Shamisen ini khusus dibuat atas perintah Toyotomi Hideyoshi untuk dihadiahkan
kepada sang istri Yodo-dono. Shamisen Yodo mempunyai bentuk yang tidak jauh
berbeda dengan shamisen yang ada sekarang.
Perkembangan sanshin asal luar negeri menjadi shamisen
tidak lepas dari peran pemusik tunanetra asal perkumpulan tunanetra Tōdōza.
Sanshin yang dimainkan dengan pick berbentuk kuku dari tanduk kerbau berkembang
menjadi shamisen yang dipetik dengan bachi yang digunakan untuk memetik alat
musik biwa. Bunyi shamisen yang lebih garing ternyata lebih disenangi orang
dibandingkan bunyi biwa yang terkesan berat dan serius.
Salah satu pemusik
tunanetra bernama Ishimura Kengyō berjasa mengembangkan teknik permainan hingga
shamisen digemari rakyat banyak. Di awal zaman Edo, Ishimura Kengyō mempelopori
genre musik yang menggunakan shamisen dan dikenal sebagai Jiuta. Secara garis
besar musik shamisen dibagi menjadi dua jenis, Utaimono (pengiring lagu) dan
Katarimono (pengiring cerita).
imi Ga Yo (bahasa Jepang: 君が代; bahasa Indonesia: Semoga Kekuasaan Yang Mulia
Berlanjut Selama 1.000 Tahun) adalah judul lagu kebangsaan Jepang Bunyi Klik di
sini.
Lagu ini ditulis dalam sebuah metrum Jepang waka. Ada
yang berpendapat bahwa lagu sebenarnya puisi cinta.
Asli (huruf Latin)
Kimi ga yo ha
Chiyo ni,
Yachiyo ni
Sazare ishi no,
Ihaho to narite,
Koke no musu made.
Terjemahan Indonesia
Semoga kekuasaan Yang Mulia,
Berlanjut selama seribu (tahun),
8000 generasi,
Sampai kerikil,
Berubah menjadi batu karang,
Yang diselimuti lumut.
Senjata
Legendaris Jepang
1. Tombogiri
adalah Salah satu dari tiga tombak legendaris yang diciptakan oleh pembuat senjata terkenal, Masazane.
Dikatakan tombak ini di pegang dan digunakan oleh oleh Honda Tadakatsu. Tombak namanya berasal dari mitos bahwa ada capung mendarat pada mata pisau dan langsung dipotong dua. Jadi Tonbo (Jepang untuk "capung") dan giri (Jepang untuk "memotong"), menerjemahkan nama tombak ini sebagai "Dragonfly Cutter / Cutting Spear / Pemotong Capung
1. Tombogiri
adalah Salah satu dari tiga tombak legendaris yang diciptakan oleh pembuat senjata terkenal, Masazane.
Dikatakan tombak ini di pegang dan digunakan oleh oleh Honda Tadakatsu. Tombak namanya berasal dari mitos bahwa ada capung mendarat pada mata pisau dan langsung dipotong dua. Jadi Tonbo (Jepang untuk "capung") dan giri (Jepang untuk "memotong"), menerjemahkan nama tombak ini sebagai "Dragonfly Cutter / Cutting Spear / Pemotong Capung
2. Kusanagi no Tsurugi
adalah pedang legendaris Jepang yang penting bagi sejarah Jepang dan sama pentingnya seperti sejarah pedang Excalibur bagi orang-orang britania, dan merupakan salah satu dari tiga Regalia Kekaisaran Jepang. Ini pada awalnya disebut Ama-no-Murakumo-no-Tsurugi ( "Sword of the Gathering Clouds of Heaven") tapi namanya kemudian diubah menjadi lebih populer Kusanagi-no-Tsurugi ( "Grass Cutting Sword").
adalah pedang legendaris Jepang yang penting bagi sejarah Jepang dan sama pentingnya seperti sejarah pedang Excalibur bagi orang-orang britania, dan merupakan salah satu dari tiga Regalia Kekaisaran Jepang. Ini pada awalnya disebut Ama-no-Murakumo-no-Tsurugi ( "Sword of the Gathering Clouds of Heaven") tapi namanya kemudian diubah menjadi lebih populer Kusanagi-no-Tsurugi ( "Grass Cutting Sword").
3. Ame no nuhoko
atau disebut "heavenly jewelled spear" adalah nama yang diberikan kepada naginata yang dalam mitologi Jepang digunakan untuk meningkatkan massa tanah purba, Onōgoro-shima, dari lautan. Menurut Kojiki, para dewa Izanagi dan Izanami bertanggung jawab untuk menciptakan tanah pertama. Untuk membantu mereka melakukan hal ini, mereka diberi naginata dihiasi dengan permata, bernama Ame-no-nuboko. Kedua dewa kemudian pergi ke jembatan antara langit dan bumi, Ame-no-ukihashi ( "floating bridge of heaven"), dan bergejolak di bawah laut dengan naginata. Ketika tetes air asin jatuh dari ujung, mereka dibentuk menjadi pulau pertama, Onōgoro-shima. Izanagi dan Izanami kemudian turun dari jembatan dari surga dan membuat rumah mereka di pulau itu.
atau disebut "heavenly jewelled spear" adalah nama yang diberikan kepada naginata yang dalam mitologi Jepang digunakan untuk meningkatkan massa tanah purba, Onōgoro-shima, dari lautan. Menurut Kojiki, para dewa Izanagi dan Izanami bertanggung jawab untuk menciptakan tanah pertama. Untuk membantu mereka melakukan hal ini, mereka diberi naginata dihiasi dengan permata, bernama Ame-no-nuboko. Kedua dewa kemudian pergi ke jembatan antara langit dan bumi, Ame-no-ukihashi ( "floating bridge of heaven"), dan bergejolak di bawah laut dengan naginata. Ketika tetes air asin jatuh dari ujung, mereka dibentuk menjadi pulau pertama, Onōgoro-shima. Izanagi dan Izanami kemudian turun dari jembatan dari surga dan membuat rumah mereka di pulau itu.
7 Pedang
Legendaris
1. ]Pedang Zulfikar
Zulfiqar adalah pedang terkenal dalam sejarah Islam yang dimiliki oleh Imam Ali, dengan banyak pendapat, Muhammad (SAW) disajikan Zulfiqar ke Ali muda di Pertempuran Uhud. Selama pertempuran, Ali melanda salah satu musuh paling sengit, melanggar baik helm dan perisai. Muhammad (SAW) mengatakan “Tidak ada pahlawan tetapi Ali dan tidak ada pedang kecuali Zulfiqar”. Dengan catatan sejarah yang paling, Ali menggunakan pedang di Pertempuran untuk memotong lawan sengit Mekah dan perisai dalam dua bagian. lawan itu Amr bin Abdawud, yang kekuatannya sering dibandingkan dengan seribu orang. Tidak ada yang berani melawan dia kecuali Ali, yang membunuhnya dengan satu pukulan yang kuat. Meskipun Amr memakai baju besi yang kuat dan membawa senjata ampuh, ia dikatakan telah tidak cocok dengan Ali dan pedangnya. pedang adalah salah satu simbol tertua dan paling terkenal dari Islam. pedang ini juga digunakan dalam Pertempuran Karbala oleh Imam Husain, dan sebagai hasilnya, itu terlihat sebagai simbol kehormatan dan mati syahid. Dan sekarang diyakini oleh Syiah untuk berada dalam kepemilikan Imam Mahdi.
1. ]Pedang Zulfikar
Zulfiqar adalah pedang terkenal dalam sejarah Islam yang dimiliki oleh Imam Ali, dengan banyak pendapat, Muhammad (SAW) disajikan Zulfiqar ke Ali muda di Pertempuran Uhud. Selama pertempuran, Ali melanda salah satu musuh paling sengit, melanggar baik helm dan perisai. Muhammad (SAW) mengatakan “Tidak ada pahlawan tetapi Ali dan tidak ada pedang kecuali Zulfiqar”. Dengan catatan sejarah yang paling, Ali menggunakan pedang di Pertempuran untuk memotong lawan sengit Mekah dan perisai dalam dua bagian. lawan itu Amr bin Abdawud, yang kekuatannya sering dibandingkan dengan seribu orang. Tidak ada yang berani melawan dia kecuali Ali, yang membunuhnya dengan satu pukulan yang kuat. Meskipun Amr memakai baju besi yang kuat dan membawa senjata ampuh, ia dikatakan telah tidak cocok dengan Ali dan pedangnya. pedang adalah salah satu simbol tertua dan paling terkenal dari Islam. pedang ini juga digunakan dalam Pertempuran Karbala oleh Imam Husain, dan sebagai hasilnya, itu terlihat sebagai simbol kehormatan dan mati syahid. Dan sekarang diyakini oleh Syiah untuk berada dalam kepemilikan Imam Mahdi.
2. Flaming Sword
Sebuah pedang berapi adalah pedang bersinar dengan api oleh beberapa kekuatan supranatural. Flaming pedang telah ada dalam legenda dan mitos selama ribuan tahun. Menurut Alkitab, seorang kerub dengan pedang berapi ditempatkan oleh Allah di gerbang surga setelah Adam dan Hawa dibuang dari itu (Kejadian 03:24).
“Dia ditempatkan di sebelah timur taman Eden kerub,
dan sebuah pedang berapi yang ternyata segala, untuk menjaga
cara pohon kehidupan “Kejadian 3:24.
Ortodoks Timur tradisi Kristen mengatakan bahwa dari waktu Yesus lahir, pedang berapi telah dihapus dari Taman Eden, sehingga memungkinkan bagi manusia untuk kembali masuk surga.
Sebuah pedang berapi adalah pedang bersinar dengan api oleh beberapa kekuatan supranatural. Flaming pedang telah ada dalam legenda dan mitos selama ribuan tahun. Menurut Alkitab, seorang kerub dengan pedang berapi ditempatkan oleh Allah di gerbang surga setelah Adam dan Hawa dibuang dari itu (Kejadian 03:24).
“Dia ditempatkan di sebelah timur taman Eden kerub,
dan sebuah pedang berapi yang ternyata segala, untuk menjaga
cara pohon kehidupan “Kejadian 3:24.
Ortodoks Timur tradisi Kristen mengatakan bahwa dari waktu Yesus lahir, pedang berapi telah dihapus dari Taman Eden, sehingga memungkinkan bagi manusia untuk kembali masuk surga.
3. Excalibur
Excalibur adalah pedang Raja Arthur yang legendaris, kadang-kadang dihubungkan dengan kekuatan magis atau berhubungan dengan kedaulatan yang sah Britania Raya. Kadang Excalibur dan Pedang di Stone (bukti keturunan Arthur) dikatakan senjata yang sama, tetapi di sebagian besar versi mereka dianggap terpisah. Pedang dikaitkan dengan legenda Arthur. Dalam Welsh, pedang disebut Caledfwlch.
Ada dua pedang yang muncul dalam legenda-legenda Arthur: Pedang di Batu, yang hanya bisa memegang Arthur, sehingga membuktikan kerajaan yang sah, dan pedang yang diberikan kepadanya oleh Lady Danau. Dalam beberapa versi hanya ada satu pedang, sementara di lain, Pedang di Batu rusak dan kemudian Arthur menerima Excalibur dari Lady of Lake. Memiliki asal-usul ajaib, pedang itu tidak bisa dipecahkan dan sarungnya melindungi raja dari bahaya fisik. Morgan Le Fay, setengah-adik Arthur, mencuri pedang. Saat itu sembuh tapi sarung hilang, maka memungkinkan Raja Arthur untuk terluka parah dalam Pertempuran Camlann. Arthur perintah salah satu kesatria untuk melemparkan kembali pedang di danau terpesona, dan ketika melakukannya, tangan muncul dari air untuk menangkapnya, membawanya di bawah air dari tempat itu pertama kali muncul.
Excalibur adalah pedang Raja Arthur yang legendaris, kadang-kadang dihubungkan dengan kekuatan magis atau berhubungan dengan kedaulatan yang sah Britania Raya. Kadang Excalibur dan Pedang di Stone (bukti keturunan Arthur) dikatakan senjata yang sama, tetapi di sebagian besar versi mereka dianggap terpisah. Pedang dikaitkan dengan legenda Arthur. Dalam Welsh, pedang disebut Caledfwlch.
Ada dua pedang yang muncul dalam legenda-legenda Arthur: Pedang di Batu, yang hanya bisa memegang Arthur, sehingga membuktikan kerajaan yang sah, dan pedang yang diberikan kepadanya oleh Lady Danau. Dalam beberapa versi hanya ada satu pedang, sementara di lain, Pedang di Batu rusak dan kemudian Arthur menerima Excalibur dari Lady of Lake. Memiliki asal-usul ajaib, pedang itu tidak bisa dipecahkan dan sarungnya melindungi raja dari bahaya fisik. Morgan Le Fay, setengah-adik Arthur, mencuri pedang. Saat itu sembuh tapi sarung hilang, maka memungkinkan Raja Arthur untuk terluka parah dalam Pertempuran Camlann. Arthur perintah salah satu kesatria untuk melemparkan kembali pedang di danau terpesona, dan ketika melakukannya, tangan muncul dari air untuk menangkapnya, membawanya di bawah air dari tempat itu pertama kali muncul.
4. Shamshir-e-Zomorrodnegar
Shamshir-e Zomorrodnegar “Pedang zamrud bertabur” adalah pedang dalam legenda Persia Amir Arsalan. Ibu penyihir dari setan bertanduk mengerikan yang disebut-zereh Fulad pesona digunakan untuk membuat tubuh Fulad-zereh’s kebal semua senjata kecuali pukulan pedang khusus yang disebut Shamshir-e Zomorrodnegar.
pisau ini awalnya milik Raja Salomo, dan hati-hati dijaga oleh Fulad-zereh, bukan hanya karena itu adalah senjata yang berharga, dan memang satu-satunya senjata yang bisa membahayakan setan, tetapi juga karena memakai itu adalah pesona terhadap sihir. Sebuah luka yang diakibatkan oleh pedang ini hanya bisa diobati dengan ramuan khusus yang dibuat dari sejumlah bahan, termasuk otak Fulad-zereh’s.
Shamshir-e Zomorrodnegar “Pedang zamrud bertabur” adalah pedang dalam legenda Persia Amir Arsalan. Ibu penyihir dari setan bertanduk mengerikan yang disebut-zereh Fulad pesona digunakan untuk membuat tubuh Fulad-zereh’s kebal semua senjata kecuali pukulan pedang khusus yang disebut Shamshir-e Zomorrodnegar.
pisau ini awalnya milik Raja Salomo, dan hati-hati dijaga oleh Fulad-zereh, bukan hanya karena itu adalah senjata yang berharga, dan memang satu-satunya senjata yang bisa membahayakan setan, tetapi juga karena memakai itu adalah pesona terhadap sihir. Sebuah luka yang diakibatkan oleh pedang ini hanya bisa diobati dengan ramuan khusus yang dibuat dari sejumlah bahan, termasuk otak Fulad-zereh’s.
5. Kusangi-no-Tsurugi
Kusanagi-no-Tsurugi (adalah pedang Jepang legendaris sebagai hal penting bagi sejarah Jepang sebagai Excalibur adalah Britania, dan merupakan salah satu dari tiga Imperial tanda kerajaan Jepang. Ini pada awalnya disebut Ama-no-Murakumo-no-Tsurugi (“Pedang dari Gathering Awan Surga “) tapi namanya kemudian diubah menjadi lebih populer Kusanagi-no-Tsurugi (” Grass Cutting Pedang “).
Hal ini ditemukan dari tubuh ular raksasa. Pada masa pemerintahan Kaisar XII, pedang berbakat untuk Yamato Takeru, yang memimpin menjadi padang rumput terbuka sebagai perangkap oleh panglima perang. Rencananya adalah menyalakan rumput dan membakar Yamato sampai mati. Dalam keputusasaan, Yamato memulai memotong rumput dengan pedang dan dengan takjub menemukan bahwa ia bisa mengendalikan angin. Menggunakan kekuatan ini, Yamato diperluas api ke arah musuh-musuhnya, mengalahkan mereka. Itu terjadi setelah insiden yang bernama pedang Yamato sebagai ” Pedang gunting rumput”. Yamato kemudian tewas dalam pertempuran dengan raksasa ketika ia mengabaikan nasihat istrinya untuk mengambil pedang gunting rumput bersamanya.
Kusanagi-no-Tsurugi (adalah pedang Jepang legendaris sebagai hal penting bagi sejarah Jepang sebagai Excalibur adalah Britania, dan merupakan salah satu dari tiga Imperial tanda kerajaan Jepang. Ini pada awalnya disebut Ama-no-Murakumo-no-Tsurugi (“Pedang dari Gathering Awan Surga “) tapi namanya kemudian diubah menjadi lebih populer Kusanagi-no-Tsurugi (” Grass Cutting Pedang “).
Hal ini ditemukan dari tubuh ular raksasa. Pada masa pemerintahan Kaisar XII, pedang berbakat untuk Yamato Takeru, yang memimpin menjadi padang rumput terbuka sebagai perangkap oleh panglima perang. Rencananya adalah menyalakan rumput dan membakar Yamato sampai mati. Dalam keputusasaan, Yamato memulai memotong rumput dengan pedang dan dengan takjub menemukan bahwa ia bisa mengendalikan angin. Menggunakan kekuatan ini, Yamato diperluas api ke arah musuh-musuhnya, mengalahkan mereka. Itu terjadi setelah insiden yang bernama pedang Yamato sebagai ” Pedang gunting rumput”. Yamato kemudian tewas dalam pertempuran dengan raksasa ketika ia mengabaikan nasihat istrinya untuk mengambil pedang gunting rumput bersamanya.
6. Glory of Ten Powers
Glory of Ten Powers adalah pedang legendaris Cina, dikatakan diciptakan di Tibet oleh suami dan istri penyihir Bon tradisi kuno. Cinta dari pasangan saat membuat pedang magis menyebabkan semangat besar yang masuk ke senjata. pedang yang diperoleh kekuatan untuk melindungi pemakai menggunakan kekuatan sihir nya. Dikatakan pedang di ambil dan dibakar oleh musuh-musuh keluarga dan pedang dibuat menjadi jimat ajaib. Said dalam karya tahun 1930-an Tang Hao yang harus dimiliki oleh Hua Tuo, dokter Cina terkenal yang hidup pada Zaman Tiga. sastra Cina dipenuhi dengan referensi jimat ini hanya sebagai karya bahasa Inggris sering menyebutkan Excalibur.
Glory of Ten Powers adalah pedang legendaris Cina, dikatakan diciptakan di Tibet oleh suami dan istri penyihir Bon tradisi kuno. Cinta dari pasangan saat membuat pedang magis menyebabkan semangat besar yang masuk ke senjata. pedang yang diperoleh kekuatan untuk melindungi pemakai menggunakan kekuatan sihir nya. Dikatakan pedang di ambil dan dibakar oleh musuh-musuh keluarga dan pedang dibuat menjadi jimat ajaib. Said dalam karya tahun 1930-an Tang Hao yang harus dimiliki oleh Hua Tuo, dokter Cina terkenal yang hidup pada Zaman Tiga. sastra Cina dipenuhi dengan referensi jimat ini hanya sebagai karya bahasa Inggris sering menyebutkan Excalibur.
7. Pedang William Wallace
Walaupun ada sisi yang berbeda untuk setiap cerita, ada satu kebenaran yang mendasari tentang cerita-cerita pahlawan Skotlandia William Wallace. Dia adalah orang yang perbuatan besar yang menggunakan pedang besar. abad ke-13 kami menyerahkan dua pedang besar kemungkinan pedang yang menakutkan pahlawan pasti sudah berkeinginan untuk digunakan. Dengan pisau yang 40-inci seimbang oleh seorang penjaga baja solid lintas dan memukul-mukul baja berat, pedang ini memiliki potensi besar dalam tangan seorang pendekar terampil. kulit membungkus ricasso memungkinkan seseorang untuk mengisi pada pisau yang menawarkan keseimbangan yang lebih baik ketika bertarung di jarak dekat sedangkan kedua penjaga dan memukul mereka menawarkan diri sebagai gagah poin mencolok saat membutuhkan.
Walaupun ada sisi yang berbeda untuk setiap cerita, ada satu kebenaran yang mendasari tentang cerita-cerita pahlawan Skotlandia William Wallace. Dia adalah orang yang perbuatan besar yang menggunakan pedang besar. abad ke-13 kami menyerahkan dua pedang besar kemungkinan pedang yang menakutkan pahlawan pasti sudah berkeinginan untuk digunakan. Dengan pisau yang 40-inci seimbang oleh seorang penjaga baja solid lintas dan memukul-mukul baja berat, pedang ini memiliki potensi besar dalam tangan seorang pendekar terampil. kulit membungkus ricasso memungkinkan seseorang untuk mengisi pada pisau yang menawarkan keseimbangan yang lebih baik ketika bertarung di jarak dekat sedangkan kedua penjaga dan memukul mereka menawarkan diri sebagai gagah poin mencolok saat membutuhkan.
10 Penyanyi Jepang Perempuan Paling Cantik (Bakat dan
Fisik)
J-pop,
singkatan japanese pop , adalah sebuah genre musik yang memasuki mainstream
musik Jepang pada 1990-an. J-pop modern berakar pada musik 1960-an seperti The
Beatles dan kayokyoku diganti ("Lyric Singing Music", sebuah istilah
untuk musik pop Jepang dari tahun 1920 ke tahun 1980-an) di scene musik Jepang.
Istilah ini diciptakan oleh media Jepang untuk membedakan musik Jepang dari
musik asing, dan sekarang mengacu pada musik populer sebagian besar orang
Jepang. "
Saya tidak benar benar mengamati musik J-pop, atau musik Jepang secara keseluruhan, . Namun,setelah banyak belajar dan membaca akhirnya saya membuat daftar 10 penyanyi J-pop cewek yang terbaik dan paling berbakat menurut saya... inilah daftarnya ...
10 Angela Aki
Saya tidak benar benar mengamati musik J-pop, atau musik Jepang secara keseluruhan, . Namun,setelah banyak belajar dan membaca akhirnya saya membuat daftar 10 penyanyi J-pop cewek yang terbaik dan paling berbakat menurut saya... inilah daftarnya ...
10 Angela Aki
Salah satu penyanyi JPOP perempuan favorit adalah Angela Aki ,gaya musik dia sebagian besar seperti yang lainnya di daftar ini. Sebagian besar musiknya orkestra atau akustik dan di hampir, jika tidak SEMUA, lagu-lagu yang dia memainkan diiringi piano, salah satu ciri khas dan untuk alasan yang baik, dia sangat sangat berbakat dalam hal itu.
Tampilan nya juga sangat unik dalam industri Jpop dengan gaya rambut liar hitam, kacamata hitam, dan fitur non-Jepang adalah pemandangan yang sangat menyegarkan. Aki lahir dari ayah dan ibu Italia Jepang-Amerika dan fasih dalam kedua bahasa Jepang dan Inggris dan bernyanyi di keduanya. Dia juga penggemar seri Final Fantasy untuk lagu nya "Kiss Me Good-Bye", digunakan sebagai lagu tema Final Fantasy XII, serta sebagai penyanyi penutup dari tema lagu Final Fantasy VIII "Eyes On Me "termasuk singlenya paling sukses ". Kiss Me Good-Bye ",“This Love”," Sakurairo ", dan" Tegami (Haikei Jugo no Kimi e).
9.Nami Tamaki
Nami
Tamaki (玉置成実, Tamaki Nami,
lahir di Wakayama, Prefektur Wakayama, Jepang, 1 Juni 1988; umur 22 tahun)
adalah wanita penyanyi J-pop asal Jepang. Namanya mencuat setelah lolos audisi
yang diadakan Sony Music Japan pada tahun 2003. Mengalahkan 5 ribu peserta
audisi yang lain, Nami terpilih sebagai vokal latar dan penari latar untuk
album Survivor dari grup Destiny's Child. Selain tampil di panggung musikal,
Nami merilis sejumlah lagu untuk anime dan permainan video.
Nami masih berusia 13 tahun ketika mengikuti audisi Sony Music Japan tahun
2003. Penampilan sebagai pembuka konser T.M.Revolution di Pacific Media Expo
2004 menjadi penampilan perdana Nami di depan publik Amerika Serikat.
Nami merilis album kompilasi pertama pada 29 November 2006 sebagai
kenang-kenangan lulus Sekolah Menengah Atas pada bulan Maret 2007. Setelah
terbebas dari urusan sekolah, Nami mengadakan konser promosi yang diberil
"My Graduation", 11, 17, 23, dan 31 Maret 2007.
Nami Tamaki menyanyikan sejumlah lagu untuk serial anime Gundam SEED and Gundam
SEED Destiny, "Realize", "Believe", "Reason",
"Result", dan "IDentity". Lagu Brightdown yang
dinyanyikannya adalah lagu pembuka pertama untuk serial D.Gray-man. Lagu
Sanctuary adalah salah satu lagu pembuka di serial anime Kiba.
Di antara lagu-lagu permainan video yang dinyanyikannya adalah
"Fortune" (lagu tema permainan video Radiata Stories untuk
PlayStation2), "Castaway" (GBA, Super Robot Wars J).
8.Yuna Ito




